dalam rangka kunjungan Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung Belanda ke Mahkamah Konstitusi

“Courage and Precision: The Role of The Judge in Modern Society”

Prof. Mr. G.J.M. Corsten

Jumat, 18 Juni 2010

09.50

hakim mendengar, memahami apakah ada rgumen lain. kemudian dia akan mencapai suatu putusan berdasarkan yang diajukan kepadanya. hakim harus mempertimbangkan berbagai hal. sebagai hakim harus memutuskan, tdk boleh menolak memberikan putusan.  ada perbedaan secara praktikal dari pekerjaan sehari2. tugas hakim memberikan putusan ygtdk bias dan mandiri untukkasus tertentu.  hakim harus menggali suatu kasus seumpama seorang pemahat. hakim juga hasru berhasil menentukan apa aturan yang applicable. itu seperti pekerjaan pemahat. dalam hgal itulah hakim harus bagus melaksanakan tugasnya.

hakim akan dipandu oleh legislatrure. kemandirian dari pengadilan sedikit kemandiriannya oleh legislature. hakim mandiri dari legislature dan parpol. dan hakim tdk menjadi bagian dari partai2 yg ada di parlemen. bila hakim dihadapkan kepada kasus sebagaimana dalam legislature, maka harus sesuai. tapi kenyataanya tdk semudah itu.

dalam artian sepert itu, maka semata2 hakim adalah membentuk keadilan. tetapi keadilan tdk pernah dapat menjadi program, dimana dirumuskan rincian2 terhadap kasus tertentu. dalam hal itu, hakim melaksanakan sehubungan dengan acara. bukan saja hal itu sbg persyaratan formal. itu membuat hakim harus mengkongkritkan dari pihak2 g berperkara. teta[I tdk berartiakan memimpin untuk kepada hasil tertentu. seringkali ada margin untuk diskresi. dalam hal itu, hakim harus memnyerap semua informasi, dan memutuskan. dalam hal itu, hakim harus menimbang pnggunaan nergi, ttg pntngnya hubungan yg baik antara kelompo etnis, termasuk intervensi dari pemerintah. hakim2 kita dapat saja mnghasilkan putusan yg tdk diterima dengan baik.

hal tersebut harus sudah dieksplore terlebih dahulu supaya dapat menghasilkan putusan yang baik. faklta2 kemudian putusan tdk diterima dengan baik, tdk berarti pengadilan lkehilangan legitimasi.

hakim tdk melihat apakah hasil putusan menyenangkanb orngtertentu. dalam situasi tersebut mereka dapat menunjukkan sebagai haklim yg baik, berani menunjukkan ketetapan.  yg hendak dicontohkan oleh pembicara adalah perkara yang individual tapi dipengaruhi oleh opini masyarakat. jika demikan hakim dikatakan gagal karena telah terpengaruh. kadang pengadilan harus tdk sama opnininya dengan apa yang mencuat di masyarakat. artinya bahwa pengadilan harus tetap jalan meskipun opininya brlawanan, tdk boleh malu untuk mengecam aksi dari otoritas jika perlu, meskipun menimbulkan konflik, dan hakim memahami hal tersebut. bila putusan hakim tdk selalu sesuai dengan opini yng berlaku dia akan ditiuduh tinggal di menara gading. hakim harus tahu hal itu.

hakim harus lebih memahami fakta2 tersebut dalam batasan yg ditentukan hgukum acara. juga harus memahami mood masyarakat. dimana hal itu menjadi unsure yg dip[ertimbangkan. kadang itupun menunjukkan tingkat kepercayaan diri, kadang tingkat kompromi. bila dia tahu bahwa putusannya tdk akan banding, dia dapat mendorong pihak tertentu untuk ….. sisi lain dia harus berani menunjukkan kea rah berbeda untuk hal yg kompromistis. dengn hal seperti in, maka pengadilan dapat melegitimasi putusannya, dan dipercaya. tetapi legitimasi tesb bukan membengkokkan.

pembicara akan menunjukkan beberapa artikel. berdasarkan teori legitimasi dan dlm beberapa situsi pengadilan mencapai otoritas moral untuk membuat putusan yg tdk popular. dalam hal tersebut, otoritas moral berarti orang dpt menerima putusan pengadilan meskipun pahit bagi lawan. karena mereka melihat pengadilan sebagai institusi yg pantas membuat putusan tersebut.

sepetinya bagi pembicara in terkait mosi peradilan untuk melihat, menimbang , dan memberikan putusan. dalam hal itu maka pengadilan didukung oleh sistem hukum dengan seperangkat aturan dari berabda lalu utk mencapai status rule of law. ini merefleksikan perasaan2 mendalam apa sesungguhnya keadilan. contoh, bahwa pihak harus didengarkan, itu cerminan rule of law. juga termuat dalam hukum acara, namun juga termuat dalam berbagai UU. seperti juga prinsip perlindungan ham.  bahwa kemudian pengadilan yang berdasarkan keadilan pd waktu yg tepat, pengadilan menyumbangkan pemikiran bagi masyarakat. ini ekspresi yg digunakan beberapa tahun lalu di Perancis. tata bahasa dalam bahasa sama seperti hukum dalam masyarakat. dengan tata bahsa yg benar, berarti pengadilan melaksanakan reabilitas yg dapat diandalkan, juga tdk boleh semata2 mengikuti trend. yg tdk boleh adalah mengikuti arah angin, harus tetap teak., dengan itum, baru dpt berkonstribusi pd pengadilan di masyarakat. inipun berlaku di MA.

di awal dinyatakan bahwa interpretasi dapat muncul dari bawah. metode2 baru resolusi konfklik sering muncul dari pengadilan tingkat yg lebih rendah.

dalam banyak kasus, prosedur tingkatan fakta, adalah kewajiban MA untuk memutuskan , dgn berani dan tepat. ini artinya seringkali menolak untu berkompromi dari kelompok2, atau emosi yg sedang ada di masyarakat. Terima kasih.

Tanya: undip

  1. bagaimana pengawasan thd hakim, lembaga mana?
  2. apakah ada fenomena mafia hukum.

jawab:

  1. ada sistem pengawasan hakim. ketua pengadilan terkait memiliki kewenangan menerapkan sanksi administrative. dapat diberikan surat peringatan, jika hakim berperilaku tdk baik. tdk berlaku thd putusn2 yg dibuatnya. karena untuk isi putusan, yg diupayakan adalah banding atau kasasi. jika ada pengaduan, yg cukup serius, maka hakim dapat diberikan sanksi oleh MA. ada indikasi dapat diberhentikan oleh ketua MA. ini jarang terjadi, namun pernah.
  2. integritas memainkan peran penting di Belanda. kadang mereka memperkenalkan code of conduct. haik memerakna hal penting. dengan senang hati dikatakan bahwa integritas hakim di Belanda, tdk masalah.

Unram:

  1. apakah eksaminasi putusan tdk berarti mencela putusan hakim?

Tanya:

mayoritas putusan hakim di belanda akan dipublikasikan, sehingga semua orang dapat memberikan pendapat. kadang putusan itu didiskusikan di masyarakat, kadang juga putusan itu dikritik. seperti misalnya putusann pengdilan yng membebaskan seseorang untuk dituntut. biasanya jaksa ybs akan mengajukan banding. lalu, jika jaksinya tdk banding, akan dikritik oleh publik. dalam hal itu secara tdk langsung dipengaruhi oleh parlemen. seperti menjawab pertanyaan sebelumnya, ada kemungkinan utk banding atau kasasi. itu adalah remedy secara hukum dan social.

  1. ada contoh intervensi terdakwa terhadap jaksa?

jawab:

di Belanda punya sistem untuk keseimbangan thd legal remedies. bila syarat administrasi dipenuhi, masing2 pihak dapat mengajukan banding. jadi ada keseimbangan di antara para pihak yg berperkara.

Andalas:

  1. yg disampaikan begitu ideal bagi Indonesia. namun bagi haim di Indonesia kadang memutus tdk sesuai. jika terjadi itu, apa yg dilakukan?
  2. adakah kasus hukum yg diselesaikan di lembaga politik.
  3. apa saran

jawab:

  1. di sistem belanda ada keberatan kasus. salah satunya untuk memerangi tunggakan kasus. karena memberikan keadilan berarti juga memberikan keadilan dlm jangka waktu yg dapat diterima. ada banyak jurisprudensi di Belanda, “memberikan ke memberikan keadilan dlm jangka waktu yg dapat diterima.” tdk hanya di MA, juga di peradilan lainnya. jika peradilan lambat, berarti peradilan yg tdk baik.
  2. hakim hrs berani menunjukkkan keberanian dan ketepatan. bahwa yg disebut keberanian adlh tdk mengikuti harapan2 politis.

penutup:

peranan utama dari hakim. saudara merupakan masa depana, sehingga dapat memberikan perbaikan untuk memperbaiki hal yg disebut tdk adil sekarang. ini dilakukan Ahmad Yassin, dari India. coba untuk memiliki dunia, dimana kurang adil menjadi semakin kecil.

terima kasih, selamat semoga sukses di kehidupan saudara2.