MATA KULIAH : HUKUM TATA NEGARA
KODE MATA KULIAH : ………………………………………………………………………………….
KREDIT : 3 SKS (3 – 0)
SEMESTER : 3 (tiga)/ GANJIL
PENANGGUNGJAWAB MATA KULIAH : Bagir Manan, Rukmana Amanwinata, Kuntana Magnar, Rosjidi Ranggawidjaja,I Gde Pantja Astawa, Indra Perwira, Ali  Abdurahman, , Agus Kusnadi, Susi Dwi Haryanti, Hernadi Affandi, Miranda Risang Ayu, Inna Junaenah, Rahayu Prasetyaningsih.
DESKRIPSI SINGKAT : Mata Kuliah ini membahas mengenai pengertian-pengertian dasar dan asas-asas hukum tata negara, sumber hukum tata negara serta struktur umum organisasi negara (Indonesia).
TUJUAN PENGAJARAN UMUM (TPU) : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat mengetahui, mengerti dan memahami dasar-dasar hukum tata negara Indonesia

NO.

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS

POKOK BAHASAN

SUB POKOK BAHASAN

WAKTU

DAFTAR PUSTAKA

1. Mengetahui pokok-pokok bahasan dan sistem evaluasi mata kuliah. Pendahuluan Penyampaian kontrak belajar, GBPP, SAP, deskripsi singkat perkuliahan 150 Menit
2. Mengetahui dan memahami peristilahan dan sistematika HTN Peristilahan dan sistematika HTN; 1.  Peristilahan HTN

2.  Staatsrechtswetenschap dan Positiefstaatsrechts

3.  HTN dalam arti sempit; Staatsrecht in enge(re) zin

4.  HTN dalam arti luas : Staatsrecht in ruime(re) zin

5.  Pengertian dan Ruang Lingkup HTN;

6.  Hubungan HTN dengan Ilmu Kenegaraan Lainnya;

150 Menit Moh.Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Bab II hlm 22-23;

Usep Ranawidjaja,

Abu Daud Busroh dan Abu Bakar Busro, Bab I hlm 11;

3. Mengenali sumber-sumber HTN Sumber-sumber Hukum Tata Negara 1.  Pengertian Sumber HTN;

2.  Pembagian Sumber HTN (materil dan formal);

3.  Macam-macam Sumber HTN dalam arti formal

– Hukum Tertulis;

– Konvensi Ketatanegaraan;

– Yurisprudensi;

– Doktrin.

150 Menit UsepRanawidjaja;

Moh.Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Bab III, hlm 44;

Paton,  G.W, hlm 140

Abu Daud Busroh dan Abu Bakar Busro, Bab II, 39-41

4. A. Hukum Tertulis: Jenis Peraturan

  1. Konstitusi/ UUD 1945;
    1. Istilah dan Pengertian;
    2. Hakikat dan Tujuan Konstitusi;
  2. Undang-Undang/Perpu
  3. PP;
  4. Perpres; dan
  5. Perda.

B. Konvensi Ketatanegaraan

  1. Istilah dan Pengertian
  2. Terjadinya Konvensi
  3. Kedudukan Konvensi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia
  4. Fungsi Konvensi dalam kaitannya dengan konstitusi
  5. Dasar-dasar Penaatan Konvensi: Contoh-contoh Konvensi

C. Perjanjian Internasional (Traktat): Monisme-dualisme

300 Menit UU No. 10 Tahun 2004

Abu Daud Busroh dan Abu Bakar Busro, Bab II, hlm 41-56;

UU No. 24 Tahun 2000

5. Mengetahui dan Memahami Bentuk, sistem, dan corak  pemerintahan yang berlaku di Indonesia Bentuk, sistem, dan corak  pemerintahan
  1. Bentuk Pemerintahan : Republik dan Monarki.
  2. Sistem Pemerintahan : Parlementer, Presidensial dan Campuran;
  3. Corak pemerintahan : Otokrasi dan Demokrasi.
300 Menit Moh.Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Bab VI, hlm 165;

Usep Ranawidjaja,….

C.F. Strong,….

Maurice Duverger,……

Sri Soemantri, Perbandingan….;

6. Mengetahui makna lembaga negara dan mengenali lembaga-lembaga negara di Indonesia Struktur Organisasi Negara di Indonesia; 1.  Pembagian Kekuasaan;

2.  Pengertian lembaga negara;

3.  Jenis lembaga negara;

300 Menit Sri Soemantri, Tentang…;

Bagir Manan, Lembaga..,Bab II-V;

Jimly Asshidiqie, Bab VI, 163-256;

Firmansyah Ariffin, dkk, Bab II, hlm 29

7. Mengetahui dan Memahami demokrasi, sistem kepartaian dan sistem pemilihan Demokrasi dan infrastruktur politik. 1.  Demokrasi;

2.  Sistem Pengambilan Keputusan;

3.  Sistem Pemilihan;

4.  Sistem Kepartaian;

5.  Partai Politik;

6.  Kelompok Penekan;

7.  Kelompok Kepentingan;

8.  Alat Komunikasi Politik;

9.  Tokoh Politik;

300 Menit Moh.Kusnardi dan Harmaily Ibrahim
8. Mengetahui dan Memahami hak-hak dan kewajiban warga negara. Perlindungan Hak-hak Penduduk Indonesia 1.  Pembedaan Penduduk dan Warga Negara;

2.  Asas kewarganegaraan;

3.  Cara-cara memperoleh dan hilangnya kewarganegaraan;

4.  Pengertian HAM dan Sejarah HAM;

5.  HAM di Indonesia;

6.  Tanggung jawab Negara dalam Konteks Welfare State;

300 Menit Moh.Kusnardi dan Harmaily Ibrahim, Bab VII, Bab V, hlm. 291-327

Sudargo Gautama,Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian,

Kurniatmanto, Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian,

9. Mengetahui dan Memahami asas-asas penyelenggaran pemerintahan daerah Prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan daerah menurut UUD 1945. Otonomi daerah

Hubungan Pusat dan Daerah

150 Menit Bagir Manan, Menyongsong Fajar Otonomi Derah

Bagir Manan, Perjalanan Historis Pasal 18

Referensi:

  1. Abu Daud Busroh dan Abu Bakar Busro
  2. Bagir Manan
  3. C.F.Strong
  4. K.C.Wheare
  5. Moh.Kusnardi dan Harmaily Ibrahim
  6. Sri Soemantri
  7. Usep Ranawidjaja
  1. Achmad Sanusi, Pengantar Ilmu Hukum dan Pengantar Tata Hukum Indonesia, Tarsito, Bandung, 1984.
  2. Attamimi, A. Hamid S, Peranan Keputusan Presiden Republik Indonesia Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara, Desertasi Univ. Indonesia, Jakarta, 1990.
  3. Bagir Manan, Konvensi Ketatanegaraan, Armico, Bandung,
  4. __________, Teori dan Politik Konstitusi,…………
  5. __________, Pertumbuhan dan Perkembangan Konstitusi Suatu Negara, Mandar Maju, Bandung, 1995
  6. __________, Lembaga Kepresidenan, UII Press, Yogyakarta, 2003
  7. Bagir Manan dan Kuntana Magnar, Peranan Peraturan Perundang-undangan dalam Pembinaan Hukum Nasional, Armico, Bandung, 1987.
  8. Firmansyah Arifin (et al), Lembaga Negara dan Sengketa Kewenangan antar Lembaga Negara, Konpress, 2005
  9. Jimly Asshiddiqie, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Konpress, Jakarta, 2005
  10. Soerjono Soekanto – Punardi Purbacaraka, Sendi-sendi Ilmu Hukum dan Tata Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1989.
  11. Sri Soemantri, Prosedur dan Sistem Perubahan Konstitusi, Alumni, Bandung, 2006
  12. ___________, Perbandingan (antar) Hukum Tata Negara,
  13. _________, Perihal Kaidah Hukum, Cet. V, Citra Aditya Bakti, 1989.
  14. Paton,  G.W.,Texbook of Jurisprudance, second edition, Oxford  at the Calrendon Press,1951,
  15. Wheare, K.C, Modern Constitution,Oxford Press London, 1960.
  16. Sudargo Gautama,Hukum Kewarganegaraan dan Keimigrasian