Dan seorang pujangga pernah bertutur,

“Bicaralah tentang Air”

Suatu saat air mengamuk karena manusia berbuat kerusakan,

katanya

 

Dan seorang berpena lainnya menyibak

Bahwa Air merespon setiap kata yang manusia sampaikan

katanya

 

Kalaulah dulu Aku pernah tak peduli

dengan untaian do’a kepada Air setiap Malam Jum’at

Kini Perkenankanlah Aku sampaikan maaf padamu

 

Kalaulah setiap siratan hati, ungkapan kata, dan gerakan tangan

yang tertoreh ke dalam batin air

akan menjelma menjadi kristal indah ataupun tak beraturan

Kini perkenankanlah pula hati dan bibirku mengucap,

Terima Kasih, Air,

 

Bandung, 2 Oktober 2006

Inna Junaenah